menggugat arah kemandirian bangsa
Bagi kita sebagai bangsa selalu muncul pertanyaan regeneratif, ke arah mana bangsa ini akan hidup, tumbuh, dan membangun peradaban keindonesiaan? Memang, setiap bangsa memiliki hasrat berkehendak untuk menentukan arah nasib sendiri.
Kebangsaan di abad 20
Gagasan kebangsaan yang muncul seiring abad 20, yang melahirkan kesadaran sekebangsaan, melintasi suku, ras, agama dan asal usul, yang kemudian bernama “Indonesia”. Gagasan itu tentu tidak lahir dari ruang kosong, melainkan lahir dari “perasaan senasib” yang kuat dari realitas penjajahan.
Refleksi Empat Dasawarsa Komnas Perempuan
SYARIKAT Indonesia dan mitra jaringan dari perwakilan Jogja, Jateng, Jabar dan Jatim diundang Komnas Perempuan dalam rangka ulang tahun (HUT ke-10 Komnas Perempuan, tanggal 28 Oktober 2009).
Secuil Kisah dari Banyuwangi
PEMBANTAIAN dukun santhet di Banyuwangi 11 tahun silam, tepatnya tahun 1998, bisa menjadi cermin rapuhnya kerukunan masyarakat. Saat itu keadaan kota Gandrung – sebutan Banyuwangi – sangat mencekam. Pembunuhan terjadi di mana-mana.
Membaca Zaman Menyelesaikan Persoalan
Ratune Ratu utama
Patihe Patih linuwih
Pra nayaka tyas raharja
Panekare becik-becik
Parandene tan dadi
Paliyase Kalabendu
Malah mangkin andadra
