September, 2006


"Social Memory" dan Syarat Rekonsiliasi

DIANGKATNYA kasus pelanggaran HAM, sesudah penentuan pendapat di Timor Timur, yang dituduhkan kepada para petinggi TNI serta Kepolisian RI, menimbulkan polemik pro dan kontra. Lepas dari kontroversi tersebut, bila proses peradilan ini bisa berjalan fair Indonesia akan menggoreskan sejarah baru bagi perjuangan HAM, terutama dalam upaya klarifikasi sejarah gelap pelanggaran HAM di masa lalu.

Menggagas Peradaban tanpa kekerasan

Pertemuan Regional Jawa Tengah di Batang, 29-30 Juli 2006

Pegunungan dengan hawa yang sejuk dikelilingi kebun teh yang luas, serta pemandangan yang hijau menyambut kedatangan para veteran aktivis angkatan sebelum 1966 yang masih juga bersemangat untuk saling bertemu, tidak hanya sekedar bernostalgia namun juga membawa gagasan-gagasan yang ideal untuk NKRI. Dengan ketulusan dan kelugasannya walaupun masih saja negara memperlakukan merekan secara tidak adil hanya karena pernah bergabung atau belajar bagaimana hidup bernegara dengan perbedaan ide dan visi yang memang harus diadu agar mencapai kematangan bersama bukan untuk saling membunuh dan mempersalahkan.

Tentang Tragedi 1965

Romo BakaraTahun 2005 merupakan tahun peringatan 40 tahun salah satu lembaran paling hitam dalam sejarah Indonesia, yakni Tragedi 1965. Dalam tragedi itu ada tujuh orang perwira tinggi Angkatan Darat ditangkap dan dibunuh sebagai akibat operasi militer yang diadakan oleh Letkol Untung dan kawan-kawan. Selanjutnya ada ratusan ribu rakyat Indonesia yang kemudian dalam tempo beberapa bulan tewas dibantai oleh sesama warga negara.