Penguatan Kapasitas Fasilitator Rekonsiliasi Akar Rumput

UNTUK meningkatkan kapasitas dan kemampuan para aktifis gerakan sosial pro demokrasi menyangkut isu-isu resolusi konflik dan rekonsiliasi berbasis kekerasan masa lalu, Jaringan Kerja Syarikat Indonesia menggelar pelatihan dengan berbagai kalangan.

Secara khusus, pelatihan ini bertujuan untuk “membekali” para aktifis jaringan kerja Syarikat Indonesia dengan pengetahuan mengenai dasar-dasar resolusi konflik, ketrampilan mengelola forum, serta pengorganisasian masyarakat basis. Selain itu, melalui pelatihan ini juga nantinya diharapkan akan muncul konsep perencanaan strategis bersifat programatik yang dirumuskan bersama antara Syarikat dengan pihak jaringan.

jogloabang

Pelatihan diikuti mitra Jaringan Kerja Syarikat Indonesia yang tersebar di 31 kabupaten/Kota di Jawa dan Bali. Kluster pertama adalah regio Yogyakarta, 13-15 Agt 2009 di Hotel Wijaya Kaliurang. Tahap I, tanggal 1-3 September serta 1 – 2 Okt 2009 di Joglo Syarikat. Peserta regio Jogja meliputi Lakpesdam NU Gunungkidul, PC fatayat NU Bantul, Melati Putih Kulonprogo, Infest Sleman, dan Fopperham Kota Jogja dengan para fasilitator Hilmi Ali (Majelis Syarikat Indonesia) , M. Imam Aziz (salah ketua PB NU), AS Burhan (Majelis Syarikat Indoensia), Tri Candra Ap (Majelis Syarikat Indonesia) dibantu Rumekso Setyadi, Erwin Endaryanta, Ahmad Shidqi, Rafika Husniati dan Dianah Karmila.

probolinggo

Pelatihan regio Jawa Barat diselenggarakan di Pondok Tempayan, Cipanas, 5-8 November 2009. Pesertanya berbagai mitra Jaringan Kerja Syarikat Indonesia meliputi: Lakpesdam NU Garut, Institut Sudi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon, Garut Goverment Watch , LKAP Bandung, Fahmina Cirebon, KAM C Cianjur, LKA HAM Tasikmalaya, PMII Garut, GRES, MPGHI Cianjur, YSNI Tasikmalaya, INCReS bandung, Lakpesdam Indramayu, LKAHAM Tasikmalaya, Bait Al-hikmah Cirebon, DKR Garut, PMII Indramayu, PC PMII Garut, LSG Garut, YPM Kesuma, Lamuda Cianjur, PC KOPRI Garut, GKI MYCinema, dan IPPNU Indramayu.

Khusus pelatihan regio Jatim dibagi dua termin karena mitra Jaringan Kerja Syarikat Indonesia cukup luas wilayahnya. Mulai wilayah Barat (sub-kultur Mataraman) hingga wilayah Timur (sub-kultur Tapal Kuda dan Madura). termin ini untuk memaksimalkan proses dan hasil dari pelatihan tersebut.

jabar

Termin I dilaksanakan 16-17 November 2009 di Yayasan Panti Asuhan PCNU Kab. Probolinggo Jatim. Para pesertanya mitra Jaringan Kerja Syarikat Indonesia di wilayah sub-kultur Jatim Tapal Kuda dan Madura seperti SRM Probolinggo, LKIPP Situbondo, Coleps Jember, Lakpesdam Banyuwangi, Lakpesdam Sumenep dan LPBH NU Pasuruan. Sedang tahap kedua digelar 19-20 Desember 2009 di PP Al-Madinah Blitar Jatim dihadir Lakpesdam Blitar, SITAS Blitar, KPI Blitar, PMII Blitar, GMNI Blitar, Yayasan Paricara,KPA Tulungagung, Jayeng kusumo, Komunitas korban 65, PMII Tulungagung, LSPM Nganjuk, PMII Nganjuk, Advokasi Limbah Pabrik Nganjuk, BEM STAIM Nganjuk, LP2L Kediri, BEM IKIP kediri, PMII Kediri, dan Lepim Kediri.

Kesempatan terakhir pelatihan penguatan kapasitas fasilitator akar rumput diikuti mitra Jaringan Kerja Syarikat Indonesia dari regio Jateng. Dilaksanakan 22-23 Desember 2009 di Yogyakarta. Pelatihan dihadiri Lakpesdam Cilacap, BPH YSBS, KPI Cilacap, Kejora Purwokerto, Dialektika Purwokerto, Paguyuban Petani Banyumas, Gatra Mandiri Purwokerto, Alur Batang, Derap Batang, Oemah Tani Batang, Lakpesdam Batang, FSAS Jepara, YLKI Jepara, KLIK Jepara, Lesbumi Pati, PMII Pati, Fresh Pati, Sedulur Sikep Pati, Ringin Kurung Blora, PMII Blora, dan tambahan dari jaringan Bali, yaitu Taman 65 Bali. (Shidqi)