Penguatan Kapasitas Fasilitator Rekonsiliasi Akar Rumput

UNTUK meningkatkan kapasitas dan kemampuan para aktifis gerakan sosial pro demokrasi menyangkut isu-isu resolusi konflik dan rekonsiliasi berbasis kekerasan masa lalu, Jaringan Kerja Syarikat Indonesia menggelar pelatihan dengan berbagai kalangan.

Lempar Batu, Abai Akar Perkara

Lempar Batu, Abai Akar Perkara”

(Pelajaran dari Rekonsiliasi di Maluku)

 M. Najib Azca

Portrait of Indonesian Nationality Tidal History

Agrarian Reform

(Portrait of Indonesian nationality Tidal History)1

Tri Chandra Aprianto2

  Two-faced nature of many revolutionary movements and counter-revolutionary sometimes complicate the proper designation of such movements. Because the sound of revolution in many circles the term is not as bad as the counter-revolution so little movement that openly calls themselves as counter-revolution. (Wertheim, tt:233)

I. Introduction

PNPS, Masih Adakah Jalan bagi Akal Sehat?

KETIKA Judicial Review atas UU PNPS 1965 diajukan kepada Mahkamah Konstitusi oleh beberapa tokoh dan organisasi masyarakat sipil, orang banyak berharap MK membuat terobosan baru mengatasi kekalutan pengaturan negara atas agama yang terjadi selama ini.

Undang-undang Penodaan Agama: Maksud Baik Cara Kurang Tepat

Sepanjang th 2008-2009 kekerasan masih saja terjadi di tengah masyarakat yang pada umumnya dilatarbelakangi persoalan agama. UU No.1/PNPS/1965. Untuk itulah, RUAS kali ini mencoba melakukan wawancara dengan Mohammad Fajrul Falaakh dari kalangan akademisi sekaligus anggota Komisi Hukum Nasional.

Pemerintahan Silih Berganti Perempuan Korban Tetap Sendiri

SEJARAH selalu mencatat. Tapi manusia cenderung abai. Hasrat untuk melupakan pun tak kalah hebatnya. Padahal, sejarah adalah bagian integral untuk memaknai hidup dan kehidupan– baik secara individu aupun kelompok – terlebih lagi dalam berbangsa dan bernegara.

Perlu Gerakan Menagih Janji KKR Wawancara dengan Priyambudi Sulistyanto

WAWANCARA : Perlu Gerakan Menagih Janji KKR

Dalam ‘Debat Capres’ yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum beberapa waktu lalu, isu rekonsiliasi yang sudah mulai senyap digulirkan kembali. Salah satu capres yaitu, Susilo Bambang Yudoyono (SBY) bahkan berjanji akan membentuk KKR kembali. Lalu bagaimana sebenarnya masa depan KKR di Indonesia, berikut wawancara Pipit Ambarmirah dari RUAS dengan Priyambudi Sulistiyanto yang saat ini menjadi staf pengajar di Universitas Flinders Australia dan aktif menulis beberapa buku dan artikel tentang studi perbandingan politik di Indonesia, masalah otonomi daerah dan isu-isu HAM.

Rekonsiliasi sudah sering kita dengar sejak lama, sejak zaman reformasi sampai kemudian muncul KKR sebagai salah satu bentuk respon terhadapnya. Meskipun kemudian KKR sendiri dibatalkan oleh MK, tetapi kemarin dalam debat capres yang pertama isu tentang KKR ini digulirkan kembali. Apa tanggapan Anda?

Ruas Edisi V tahun 2009

RUAS
Membangun Indonesia Damai dan Sejahtera

Suara Mereka yang Teraniaya

Suara Mereka yang Teraniaya

PEMILU 2009 semakin dekat, semua parpol berlomba-lomba memasang iklan di media massa. Juga bilboard dan spanduk di jalan-jalan. Dengan kata-kata semanis madu, janji-janji muluk, para calon pemimpin itu mengobral janji pada para calon pemilih. Berdasar pengalaman masa lampau, semua hanya pemanis bibir saja “just talk no action”.
Bagaimana dengan pemilu 2009?