Workshop Resolusi Konflik Akar Rumput Cipanas Garut
Memori kolektif, menjadi wacana yang memang harus didengung-dengungkan dan di pahami bersama, mengapa negeri nan indah dengan jutaan penduduknya ini memiliki memorabilia konflik dan kekerasan yang berseragam, ditambah dengan peristiwa-peristiwa masalalu yang penuh dengan kekerasan dan konflik lokal semakin mendinamisasikan kepentingan-kepentingan politik lokal dengan benang merah yang sama yaitu kekerasan, baik terselubung, tak terdengar maupun yang nyata-nyata dipertontonkan. Kekerasan dan trauma menjadi warna yang sangat dominan apabila kita menengok jauh ke masa lalu, betapa duka dan nestapa penghuni wilayah akar rumput ini tidak pernah bisa bersuara, jika bersuarapun harus dengan filter kebudayaan dan kesenian yang tertata indah untuk telinga yang barangkali memang memiliki hati nurani kekerasan dalam seni yang terpancang di otaknya, tanpa jiwa.

