Arapacis Innitiative

Acara yang diselenggarakan pada 19 – 22 April ini dilangsungkan di Museum ARA PACIS Roma. ARA PACIS INICIATIVE ini untuk mempromosikan Kota Roma sebagai kota perdamaian di bawah naungan Pemerintah Italia melalui Kantor Perdana Menteri dan Departemen Luar Negeri Italia. Acara ini juga telah mendapat dukungan penuh dari Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas dan Presiden Israel, Shimon Peres.

Tujuan khusus ARA PACIS INICIATIVE ini adalah untuk memulai refleksi secara aktif terhadap arti pemaafan untuk pembangunan perdamaian melalui refeleksi keagamaan, kebudayaan, moral dan persepsi politik yang berbeda-beda. Inisiatif ini juga diharapkan akan membawa harapan munculnya pengenalan baru terhadap akar dan penyebab penderitaan dan luka-luka terpendam dalam memori kolektif masyarakat yang menjadi korban konflik dan kekerasan di beberapa negara yang pernah atau sedang mempunyai pengalaman kekerasan dan konflik. 

Sebagai akhir acara ini selain penandatanganan PIAGAM ARA PACIS juga dibentuk suatu Council for Dignity, Forgiveness and Reconciliation. Dewan ini bertugas menumbuhkan etika politik yang bermartabat dalam membangun rekonsiliasi antar komunitas yang berbeda secara etnik, agama dan pandangan politik untuk menumbuhkan eksistensi baru dalam masyarakat pasca konflik. Dewan juga mempunyai mandat untuk membantu memberikan kontribusi yang secara etis, moral, budaya dan pembelajaran berdasarkan pengalaman, kepada pemerintahan dari Negara-negara dan lembaga-lembaga yang ingin menciptakan perdamaian, sehingga mereka dapat dipastikan mengerti bahwa saling pemahaman dan dialog adalah bagian integral dan penting dalam proses perdamaian.

Syarikat Indonesia adalah lembaga swadaya masyarakat yang selama 10 tahun berikhtiar membangun rekonsiliasi dan perdamaian di tingkat akar rumput dan berupaya bersama masyarakat sipil lain menyelesaikan dampak konflik masa lalu. Undangan dari Roma ini merupakan bentuk dukungan internasional atas upaya Syarikat Indonesia selama ini.

M. Imam Aziz, dalam kapasitasnya sebagai pendiri SYARIKAT INDONESIA (Masyarakat Santri untuk Advokasi Rakyat) Yogyakarta, diundang oleh Glocal Forum Foundation di Roma, Italia, 19-22 April mendatang. Glocal Forum adalah lembaga yang konsern dalam kerjasama antar negara maju dan negara berkembang untuk penciptaan komunitas perdamaian Internasional. Salah seorang Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini, bersama Latifah Hanum Siregar (Sekjen Dewan Muslim Papua) menjadi wakil masyarakat sipil Indonesia untuk menandatangani piagam pendirian ARA PACIS bersama tokoh-tokoh perdamaian seperti Desmond Tutu (Afrika Selatan), Karen Armstrong (AS), Hassan Hanafi (Mesir), Abdullahi Ahmed An-Na’im , penerima nobel perdamaian Shirin Ebadi (Iran) dan tokoh-tokoh seniman, agamawan, aktivis perdamaian dari berbagai negara.