Diculke ndhase, digondeli buntute
Begitulah nasib Ngadiyo, seorang tukang becak, yang mempertanyakan sikap diskriminatif penguasa atas dirinya. Hanya karena Ngadiyo mantan tapol pulau Buru, urusan pindah penduduk dari satu kecataman ke kecamatan lainnya dalam satu kota, masih dipersulit. Sangat sulit! Padahal, semua aturan birokrasi sudah dia tempuh sesuai prosedur. Kurang apa lagi?

