Jika Amerika Menjalankan Komunisme


syarikat - Posted on 06 October 2003

Jika Amerika menjadi komunis sebagai akibat dari
kesulitan-kesulitan dan persoalan-persoalan yang tidak
dapat diselesaikan oleh rezim sosial kapitalis, masyarakat
Amerika akan menemukan bahwa komunisme, jauh dari sebuah sistem
tirani birokratik dan pengawasan individual yang tak
tertahan, akan membawa kebebasan individual yang lebih besar dan
kemakmuran umum.

Pada saat ini kebanyakan orang Amerika memandang komunisme hanya
berdasarkan pengalaman di Uni Soviet. Mereka takut kalau-kalau sistem
soviet di Amerika juga akan membuahkan hasil yang sama seperti yang
terjadi di masyarakat yang terbelakang secara budaya di Uni Soviet
itu. Mereka takut kalau-kalau komunisme akan berusaha untuk
menempatkan mereka di tempat tidur procustes, dan mereka menunjukkan
pada si konservatif bangsa-bangsa keturunan Inggeris sebagai sebuah
rintangan yang tidak dapat ditembus bahkan untuk sebuah reformasi
yang diinginkan. Mereka berpendapat bahwa Inggris Raya dan Jepang
akan melakukan intervensi militer terhadap rakyat Amerika (jika jadi
komunis). Mereka merasa ngeri kalau-kalau warga-warga Amerika
akan diperintah dalam kebiasaan mereka berdandan dan berdiet, dipaksa
untuk hidup dalam antrian ransum kelaparan, dipaksa untuk membaca
propaganda tiruan resmi di koran-koran, dipaksa untuk megiyakan
begitu saja keputusan-keputusan yang diambil tanpa partisipasi aktif
mereka, atau diwajibkan untuk menahan pikiran mereka untuk diri
mereka sendiri dan dengan keras berteriak memuji pemimpin soviet di
depan umum, karena takut akan penjara atau pembuangan.

Mereka takut akan inflasi moneter dan tirani birokratik yang tak
tertahan dalam mengusahakan kebutuhan hidup mereka. Mereka takut akan
tidak berjiwanya seni  dan ilmu pengetahuan, sebagaimana baiknya
kehidupan  keseharian mereka. Mereka takut bahwa seluruh
spontanitas politik dan kemerdekaan pers akan dihancurkan oleh
kediktatoran birokrasi yang maha kuat. Dan mereka merasa ngeri
dengan pemikiran tentang pemaksaan untuk masuk kedalam filosofi dan
disiplin sosial serta kefasihan Marxisme yang tidak mereka pahami.
Pendek kata, mereka takut kalau-kalau rakyat Amerika akan menghayati
kondisi yang sama seperti konon menjadi nasib Rusia sendiri.

Padahal, sistem soviet di Amerika akan jauh berbeda dengan
pemerintahan Soviet Rusia sebagaimana juga presiden Roosevelt jauh
berbeda dengan kekaisaran Rusia Tsar Nikolas II. Komunisme memang
hanya dapat hadir di Amerika melalui revolusi, sebaimana halnya
kemerdekaan dan demokrasi di Amerika yang juga hasil revolusi.
Temperamen Amerika sangat energik dan kasar, sehingga warga-warga
Amerika pasti akan menjungkirbalikkan masyarakat mereka sebelum
komunisme benar-benar mapan. Orang-orang Amerika lebih merupakan
penggemar dan olahragawan daripada ahli spesialis atau negarawan,
jadi agak bertentangan dengan tradisi Amerika kalau kita melakukan
perubahan besar tanpa saling berhantam dulu.

Namun revolusi komunis Amerika akan berdampak sangat kecil
dibandingkan dengan revolusi Bolshevik di Rusia, dilihat dalam
konteks kekayaan dan populasi Amerika. Hal itu disebabkan karena
dalam sebuah perang sipil revolusioner, yang akan menjadi pejuang
bukanlah orang dari golongan elit  -- kaum 5-10% yang memiliki
90% dari kekayaan. Golongan kecil ini harus merekrut pejuang
kontra-revolusioner dari lapisan bawah kelas menengah.  Dan
unsur-unsur itu bisa juga ditarik untuk mendukung pihak revolusioner.

Semua orang yang berada di bawah level itu telah siap secara
ekonomi untuk komunisme. Depresi telah menyiksa kelas buruh Amerika
dan memberikan pukulan menghancurkan pada para petani (yang sudah
sebelum depresi terluka oleh kemunduran bidang pertanian salama
dekade pasca perang). Tidak ada alasan untuk golongan-golongan itu
melakukan perlawanan yang teguh pada revolusi; mereka tidak akan
merugi, asal saja para pemimpin revolusioner mengambil sikap yang
bijaksana dan moderat terhadap mereka.

Siapa lagi yang akan melawan komunisme? Segelintir jutawan dan
multijutawan? Kaum Mellon, Morgan, Ford dan Rockefeller? Perlawan
mereka akan segera berhenti saat mereka tidak lagi menemukan orang
lain yang mau berjuang untuk mereka.

Pemerintahan Soviet Amerika akan mengambil-alih posisi-posisi
penting dalam sistem bisnis kalian, bank-bank, industri-industri
kunci serta sistem komunikasi dan transportasi. Kemudian pemerintah
itu  akan memberikan sebuah kesempatan dalam waktu yang cukup
lama bagi para petani, pedagang  kecil dan kelompok bisnis kecil
kalian, untuk memikirkan bagaimana industri-industri yang telah
dinasionalisasi sedang berjalan. Disinilah tempat dimana Pemerintahan
Soviet Amerika dapat menghasilkan mukjizat yang sebenarnya. Sistem
"teknokrasi" hanya dapat betul-betul terwujudkan dibawah komunisme,
di saat hak-hak pemilikan pribadi dan keuntungan pribadi dihilangkan
dari sistem industri. Proposal-proposal yang paling berani dari
komisi Hoover tentang pengaturan dan rasionalisasi ekonomi akan
kelihatan kekanak-kanakan jika dibandingkan dengan
kemungkinan-kemungkinan baru yang dikemukakan oleh komunisme Amerika.
Industri nasional akan diorganisir menurut model alat-alat pengantar
di dalam sistem produksi modern di pabrik-pabrik otomotif.
Perencanaan ilmiah dapat diambil dari pabrik-pabrik individu untuk
diterapkan dalam sistem ekonomi secara keseluruhan. Hasilnya akan
sangat menakjubkan.

Biaya produksi akan dikurangi hingga 20% (atau kurang) dari yang
ada saat ini. Hal ini dalam gilirannya, akan sangat cepat
meningkatkan daya beli para petani. Pemerintahan Soviet memang akan
mewujudkan perusahaan pertanian raksasa, sebagai "sekolah" untuk
kolektivisasi sukarela. Para petani dengan mudah akan dapat
menghitung yang mana yang lebih menguntungkan bagi mereka secara
pribadi: tetap terisolasi atau bergabung dalam rantai usaha bersama.

Metode yang sama akan digunakan untuk menarik bisnis kecil untuk
bergabung dalam organisasi industri nasional. Dengan kontrol rakyat
bagi bahan-bahan mentah, kredit serta quota-quota permintaan,
industri-industri sekunder ini akan dapat dipertahankan dengan
menjadwal kembali hutang-hutangnya sampai mereka akan bergabung
secara berangsur-angsur tanpa paksaan dan tekanan dalam sistem
industri yang telah menjadi sosialis. Tanpa paksaan! Pemerintahan
Soviet Amerika tidak akan perlu mengambil jalan yang drastis seperti
kami orang Rusia. Di Amerika, melalui periklanan dan publikasi yang
ilmiah, kalian memiliki cara untuk mendapatkan dukungan dari kelas
menengah yang tak terjangkau oleh para soviet Rusia yang terbelakang,
dimana sebagian besar terdiri dari kaum tani yang miskin dan
butahuruf. Selain perlengkapan teknis dan kemakmuran kalian, hal ini
merupakan aset yang paling besar bagi revolusi komunis yang akan
tiba. Revolusi kalian akan berjalan jauh lebih lancar dibandingkan
dengan kami; tidak akan memboroskan tenaga dan sumber daya dalam
konflik sosial yang sekunder setelah masalah-masalah pokok sudah
diselesaikan, sehingga kalian akan melangkah maju dengan jauh lebih
cepat.

Bahkan intensitas sentimen dan ketaatan beragama di Amerika tidak
akan merupakankan sebuah hambatan bagi revolusi. Dari sudut pandangan
soviet, tidak ada rem psikologis yang mampu menahan tekanan krisis
sosial. Hal ini telah dibuktikan lebih dari sekali di dalam sejarah.
Disamping itu, jangan sampai dilupakan bahwa Kitab Injil sendiripun
memuat "aphorisme" yang sangat meledak-ledak.

Untuk menangani para lawan revolusi yang berjumlah kecil, kita
bisa mengandalkan kecerdasan warga-warga Amerika. Boleh jadi kalian
akan mengirim para jutawan yang belum kapok kepada sebuah pulau
indah, untuk bermukim secara gratis seumur hidup, dimana mereka dapat
berbuat apa saja sekehendak mereka. Anda dapat melakukan hal ini
dengan aman, karena tidak perlu menkhawatirkan intervensi dari luar.
Jepang, Inggris Raya dan negara pilar lainnya yang pernah
melakukan  intervensi di Rusia, akan harus pasrah di hadapan
kekuatan masyarakat komunis Amerika. Padahal, kemenangan komunis di
Amerika --- benteng kapitalisme --- akan menyebabkan komunisme
menyebar ke negara lain. Jepang kemungkinan akan bergabung dalam
barisan komunis, bahkan sebelum Amerika. Begitu juga dengan Inggris
Raya.

Bagaimanapun juga, adalah sebuah ide gila untuk mengirimkan armada
Sang Raja Britannia melawan Pemerintahan Soviet Amerika, bahkan
sebagai serangan kilat di daerah selatan benua itu, yang bersifat
lebih konservatif. Serangan semacam itu akan sia-sia, dan tidak bisa
melampaui sebuah petualangan picisan. Dalam kurun waktu beberapa
minggu atau bulan setelah berdirinya soviet-soviet Amerika, persatuan
negara-negara seluruh Belahan Bumi Barat (Pan-Americanism) akan
terrealisasi.

Pemerintah-pemerintah di Amerika Latin akan bergabung dalam
federasi anda seperti layaknya magnet yang berhadapan dengan besi.
Begitu juga dengan Kanada. Gerakan-gerakan rakyat di negara-negara
ini akan menjadi begitu kuat sampai proses persatuan bisa dijalankan
dalam waktu yang singkat, dan dengan biaya yang murah. Saya siap
untuk bertaruh, bahwa saat perayaan pertama berdirinya Pemerintahan
Soviet Amerika akan ditemukan bahwa Belahan Bumi Barat akan
bertransformasi menjadi sebuah federasi Soviet Amerika bagian Utara,
Amerika Tengah dan Selatan dengan ibukota di Panama. Maka untuk
pertama kalinya Doktrin Monroe akan berarti secara komplit dan
positif di dunia, sekalipun tidak seperti yang diharapkan oleh
penulisnya.

Meski kaum konservatif yang kuno dan kolot suka mengeluh, Presiden
Roosevelt tidak sedang menyiapkan transformasi Soviet.
Program-program National Recovery Administration (NRA) memiliki
tujuan, bukan untuk menghancurkan, tapi justeru untuk memperkuat
fondasi-fondasi kapitalisme Amerika dengan mengatasi
kesulitan-kesulitan bisnis. Bukan Blue Eagle (Rajawali Biru - Lambang
NRA) yang akan membawa komunisme ke Amerika, melainkan
kesulitan-kesulitan yang tidak dapat diatasi oleh si Blue Eagle itu.

Profesor-profesor radikal dan cerdas yang menasihati Presiden
bukanlah organg revolusioner; hanya orang konservatif yang takut.
Sang President itu sama sekali tidak menyukai "sistem-sistem".
Sedangkan sebuah pemerintahan soviet merupakan sebuah sistem raksasa.

Orang-orang biasa juga tidak menyukai sistem-sistem umum. Sehingga
menjadi tugas para negarawan komunis untuk menciptakan sebuah sistem
yang dapat mengantarkan orang-orang biasa hal-hal konkret yang mereka
butuhkan dan inginkan; makanannya, rokok, hiburan, kebebasan untuk
memilih dasi yang mereka inginkan, rumahnya dan mobilnya. Di Amerika
Soviet, hal-hal ini dapat disediakan dengan mudah.

Banyak orang Amerika yang telah salah pengertian melihat kenyataan
yang ada di USSR, dimana kami harus membangun seluruh industri dasar
baru dari keterpurukannya. Hal tersebut tidak mungkin terjadi di
Amerika, dimana areal pertanian kalian dan produksi industri sudah
harus dikurangi [karena depresi ekonomi]. Sebenarnya, peralatan yang
berteknologi tinggi telah dilumpuhkan oleh krisis dan benar-benar
perlu dipergunakan kembali. Peningkatan konsumsi rakyat dapat menjadi
titik awal kebangkitan ekonomi kalian.

Kalian telah jauh lebih siap untuk melakukan hal ini dibandingkan
negara lain. Tidak ada tempat lain di mana penelitian sudah dilakukan
mengenai pencapaian pasar lokal dengan intensitas seperti di Amerika.
Hal itu telah dilakukan oleh bank-bank, bursa saham, bisnis
perseorangan, para saudagar dan pedagang keliling serta para petani,
sebagai praktek bisnis mereka. Pemerintahan Soviet hanya perlu
melarang semua rahasia dagang, dan akan menggabungkan seluruh
pencapaian setiap riset (yang dulu dilakukan untuk keuntungan
perseorangan) menjadi sebuah sistem ilmiah bagi perencanaan ekonomi.
Dalam hal ini pemerintah kalian akan dibantu oleh adanya banyak
konsumen yang kritis dan berkebudayaan. Dengan menyatukan seluruh
industri kunci yang telah dinasionalisasi, bisnis pribadi dan
kooperasi demokratik bagi para konsumen, kalian akan dengan cepat
membangun sebuah sistem yang sangat fleksibel untuk melayani
kebutuhan-kebutuhan rakyat.

Sistem ini tidak akan dimotori oleh birokrasi atau polisi
melainkan oleh uang. "Dolar Yang Mahakuasa" akan berfungsi sebagai
bagian yang sangat prinsipil dalam berjalannya sistem Soviet baru.
Adalah kesalahan besar untuk mencoba menggabungkan sebuah ekonomi
terencana dengan mata uang yang dipatok. Mata uang harus berfungsi
sebagai pengatur untuk menghitung keberhasilan atau kegagalan
perencanaan ekonomi.

Profesor-profesor kalian yang radikal benar-benar keliru dalam
keyakinan mereka untuk mengatur uang. Ini adalah sebuah ide akademis
yang bisa saja menenggelamkan sistem produksi dan distribusi kalian.
Hal ini adalah pelajaran berharga yang dapat diambil dari USSR,
dimana sebuah keharusan yang pahit telah dikonversikan menjadi dogma
resmi di bidang moneter. Disana, tidak hadirnya sebuah mata uang
stabil berdasarkan emas adalah salah satu penyebab utama dari
kesulitan dan bencana ekonomi kami. Adalah tidak mungkin untuk
mengatur gaji, harga dan kualitas tanpa sebuah sistem moneter yang
sehat. Sebuah ketidakstabilan rubel didalam sistem Soviet kelihatan
seperti mempunyai  bentuk yang berganti-ganti pada sebuah ban
berjalan di pabrik-pabrik. Hal itu tidak akan berfungsi.

Hanya pada saat sosialisme berhasil mengganti uang dengan kontrol
administratif, kita bisa meninggalkan sebuah mata uang stabil
berdasarkan emas. Kemudian uang akan menjadi sobekan kertas biasa,
seperti tiket kereta atau karcis bioskop. Makin sosialisme berkembang
maju, makin sobekan-sobekan ini juga akan menghilang. Dan kontrol
terhadap konsumsi individu - apakah itu dengan uang atau dengan
administrasi -- tidak lagi dibutuhkan karena ada lebih dari cukup
semua hal untuk semua orang.

Saat itu belum datang, walaupun Amerika pasti akan mencapai hal
tersebut sebelum negara-negara lain. Sebelum itu, satu-satunya jalan
untuk mencapai sebuah perkembangan semacam ini adalah dengan menjaga
seperangkat regulasi efektif untuk sistem perekonomian. Padahal,
selama tahun-tahun pertama dari ekonomi terencana, sebuah mata uang
yang stabil bahkan lebih dibutuhkan dibandingkan dalam kapitalisme
gaya lama. Sang Profesor yang mengatur unit moneter dengan tujuan
untuk mengatur keseluruhan sistem bisnis, kelihatan seperti seseorang
yang mencoba untuk menggerakkan kedua kakinya dari tanah dalam waktu
yang bersamaan.

Pemerintahan Soviet Amerika akan memiliki banyak pemasukan dari
emas, cukup besar untuk menstabilkan dolar -- sebuah aset tak
ternilai. Di Rusia, kami telah memperluas peralatan industri kami
hampir 20 hingga 30% pertahun; tapi -disebabkan oleh rubel yang lemah
-- kami belum bisa mendistribusikan peningkatan ini secara efektif.
Sebagian dari hal ini disebabkan oleh karena kami memperbolehkan
birokrasi kami untuk menentukan sistem moneter secara sepihak. Kalian
akan melepaskan diri dari kesalahan ini. Sebagai hasilnya, kalian
akan melebihi kami dalam peningkatan produksi dan distribusi, yang
akan menyebabkan kemajuan yang pesat dalam kenyamanan dan
kesejahteraan rakyat.

Dalam semua hal ini, kalian tidak perlu meniru standarisasi
produksi yang diperlukan bagi massa konsumen kami yang sengsara. Kami
telah mengambil alih dari kekaisaran Rusia sebuah warisan
kemelaratan, sebuah kaum tani yang secara budaya terbelakang dengan
standar kehidupan yang rendah. Kami harus membangun pabrik-pabrik dan
dam-dam atas biaya dari para konsumen. Kami memiliki inflasi moneter
yang berkelanjutan dan sebuah birokrasi yang mengerikan.

Pemerintahan Soviet Amerika tidak harus meniru metode birokrasi
kami. Di Rusia, tidak mencukupinya persediaan kebutuhan pokok telah
menyebabkan kami semua ramai-ramai bersaing untuk mendapatkan
selembar roti atau sehelai kain. Dalam kemelut ini, birokrasi tampil
sebagai konsiliator, sebagai seperangkat pengadilan yang sangat kuat.
Kalian, dilain pihak, sudah lebih sejahtera sehingga tidak akan
mengalami kesulitan dalam mensuplai seluruh rakyat dengan semua
kebutuhan hidup. Lebih jauh, kebutuhan, cita rasa dan kebiasaan tidak
akan pernah mengijinkan birokrasi membagi pendapatan nasional.
Sebaliknya, saat kalian mengorganisir masyarakat untuk menghasilkan
kebutuhan hidup manusia, dan bukan untuk profit swasta, seluruh
populasi kalian akan mengelompokkan dirinya dalam kelompok baru yang
saling interaksi dan mencegah munculnya sebuah birokrasi yang angkuh.

Maka kalian dapat menghindari tumbuh dan berkembangnya
birokratisme dengan praktek-praktek Soviet, yaitu praktek-praktek
demokrasi -- tipe pemerintahan yang paling fleksibel yang sudah
berkembang. Organisasi pemerintahan ala Soviet tidak dapat mencapai
kemujizatan, tetapi harus merefleksikan kehendak rakyat secara
langsung. Di negeri kami, soviet-soviet telah dibirokratiskan,
sebagai hasil monopoli sebuah partai tunggal, yang kemudian
berkembang menjadi sebuah birokrasi. Situasi ini dihasilkan oleh
kesulitan-kesulitan kepeloporan sosialis di sebuah negara yang miskin
dan terbelakang.

Soviet-soviet Amerika akan bersemangat dan kuat, tanpa keperluan
atau kesempatan untuk menerapkan kebijakan-kebijakan seperti yang
dilakukan di Rusia. Para kapitalis yang belum juga kapok, tentu saja
menemukan tiadanya tempat untuk mereka dalam orde yang baru ini.
Sulit untuk membayangkan si Henry Ford sebagai pimpinan soviet di
kota Detroit.

Meskipun begitu, perjuangan-perjuangan yang luas antara
kepentingan-kepentingan,  kelompok-kelompok dan ide-ide tidak
hanya sekedar dapat dibayangkan -- bahkan hal ini tidak dapat
dielakan. Rencana pembangungan satu tahun, lima tahun dan sepuluh
tahun; perencanaan pendidikan nasional; konstruksi jalur-jalur baru
untuk angkutan umum; transformasi pertanian; program peningkatan
teknologi dan peralatan kultural untuk Amerika Latin; sebuah program
untuk telekomunikasi melalui stratosfeer; genetika -- semua hal ini
akan memunculkan kontroversi, pergolakan yang ketat dalam pemilihan,
serta debat yang bergairah di koran-koran dan dalam
pertemuan-pertemuan publik.

Pemerintahan Soviet Amerika tidak akan meniru monopoli pers oleh
pejabat-pejabat tinggi soviet Rusia. Walau Pemerintahan Soviet
Amerika akan menasionalisasikan seluruh percetakan, pabrik pengolahan
kertas dan pengelolaan distribusi, hal ini merupakan sebuah kebijakan
yang sama sekali negatif. Kebijakan ini hanya berarti bahwa para
pemilik modal swasta tidak lagi boleh menentukan jenis publikasi
macam apa yang bisa didirikan, apakah progresif atau reaksioner;
puritan atau pornografi. Pemerintahan Soviet Amerika harus menentukan
solusi baru untuk persoalan bagaimana kekuatan pers harus difungsikan
dalam rezim sosialis. Hal ini barangkali akan berjalan melalui
representasi proposional, menurut jumlah suara yang di didapat oleh
setiap kelompok dalam pemilihan. Sehingga hak setiap kelompok untuk
mempergunakan media pers akan tergantung pada kekuatan numeriknya -
dan prinsip yang sama juga akan dipergunakan untuk menentukan
kegunaan ruang pertemuan masyarakat, penetapan waktu mengudara dan
selanjutnya.

Dengan demikian, pengelolaan dan kebijakan publikasi tidak akan
ditentukan oleh kemampuan ekonomi para kapitalis swasta, melainkan
oleh ide-ide masing-masing kelompok. Sistem ini mungkin kurang
memperhatikan sejumlah kelompok yang masih kecil tapi yang pikirannya
penting. Namun itu hanya berarti, bahwa setiap setiap ide baru harus
berjuang untuk menarik perhatian masyarakat -- seperti selalu terjadi
dalam sejarah sampai kini.

Pemerintahan Soviet Amerika yang kaya dapat menyisakan dana yang
cukup besar untuk riset, penemuan dan eksperimen di setiap lapangan.
Kalian tidak akan lalai dengan kaum arsitek yang berani; para pemahat
dan penyair non konvensional; atau para filsuf orisinal. Dalam
kenyataannya, Amerika Soviet di masa depan akan membimbing
negeri-negeri Eropa di dalam setiap lapangan dimana Eropa sampai saat
ini masih menjadi guru. Orang-orang Eropa kurang memahami tentang
potensi teknologi untuk mempengaruhi takdir manusia, dan mereka telah
sok memperolok-olokkan serta memandang rendah "cara-cara Amerika",
terutama sejak terjadinya krisis ekonomi. Namun "cara Amerika"
menandai garis perbatasan yang jelas antara zaman tengah dan dunia
modern.

Sampai saat ini penaklukan alam Amerika telah terjadi dengan
sangat kasar dan dengan kegairahan, sehingga warga-warga Amerika
kekurangan waktu untuk memodernisasikan filsafat-filsafat atau
mengembangkan bentuk-bentuk seni sendiri. Oleh karena itu kalian
bermusuhan dengan doktrin-doktrin Hegel, Marx dan Darwin. Pembakaran
karya-karya Darwin oleh gereja Baptis Tennesse hanya sebuah refleksi
yang kaku dari ketidaksukaan orang-orang Amerika terhadap
doktrin-doktrin evolusi. Mentalitas ini tidak hanya menonjol di
mimbar-mimbar gereja. Hal ini masih menjadi salah satu bagian dari
penampakan umum mentalitas kalian. Orang-orang ateis kalian seperti
juga para Quakers telah mengambil sikap rasionalis yang tegas. Dan
filsafat rasionalis itu sendiri dilemahkan oleh empirisme dan
moralisme, sehingga sama sekali tidak menonjolkan vitalitas kelaliman
yang menyifati kaum rasionalis Eropa yang besar. Hingga metode
filosofis kalianpun bahkan lebih kuno dibandingkan dengan sistem
ekonomi dan institusi politik yang kalian miliki.

Dewasi, walau sama sekali belum dipersiapkan, kalian harus
berhadapan dengan kontradiksi sosial yang berkembang dengan tidak
disangka-sangka di setiap masyarakat. Amerika telah menaklukkan
lingkungan alam dengan peralatan yang diciptakan oleh para
penemu-penemu kalian yang jenius, tetapi kemudian peralatan yang
canggih itu hampir menghancurkan masyarakat Amerika itu sendiri.
Berlawanan dengan semua harapan dan keinginan, harta kalian yang luar
biasa telah menghasilkan sebuah malapetaka yang luar biasa pula.
Kalian menjumpai bahwa pembangunan sosial tidak mengikuti formula
yang simpel. Oleh sebab itu kalian telah didorong kedalam sekolah
dialektis -- untuk selama-lamanya.

Tidak mungkin lagi kembali ke cara berpikir dan bertindak seperti
yang umum di abad ke-17 dan ke-18. Walau orang-orang bego romantis
dari Nazi Jerman bermimpi untuk mengembalikan ras tua dari Hutan
Gelap Eropa pada kemurniannya yang asli -- atau lebih tepat pada
kebusukannya yang asli -- kalian bangsa Amerika, setelah mendapatkan
pegangan yang kokoh dalam peralatan ekonomi dan budaya kalian, akan
mempergunakan metode ilmiah yang terjamin untuk persoalan-persoalan
genetika. Dalam abad ini, diluar kancah manusia dari bermacam-macam
ras kalian ini, akan muncul keturunan manusia baru - manusia pertama
yang layak menyandang nama Manusia.

23 Maret 1935