Mandiri Bangun Kembali


syarikat - Posted on 05 June 2006

  1. Upaya menangani korban pada fase tanggap darurat relatif bisa diatasi dengan bantuan-bantuan logistik dari berbagai pihak.

 

  1. Bangkit Mandiri Bangun Kembali (BMBK) adalah gabungan masyarakat peduli gempa yakni Syarikat Indonesia, LKIS, Banser GP Ansor Kota Yogya, Karang Taruna Provinsi DIY dan relawan,  setelah melewati tahap emergensi, mulai hari ini (Senin 5/6) memfokuskan dengan memulai rehabilitasi secara swadaya, menggerakkan masyarakat untuk membersihkan rumah, dan membangun kembali rumah tinggal dengan menggunakan sisa-sisa bangunan yang masih bisa digunakan, ditambah dengan bahan-bahan baru yang murah dan tersedia di lokal masing-masing, dengan pertimbangan tahan gempa secara sederhana. Untuk itu BMBK mengerahkan relawan untuk memberi motivasi kepada korban, dengan membagi tugas: laki-laki dewasa bekerja membersihkan rumah dan lingkungan mereka, kaum perempuan menyediakan pangan, dan menyediakan tempat yang aman, untuk bermain dan belajar bagi anak-anak, sekaligus memulihkan psikososial dan trauma healing bagi mereka.
  1. Bahan-bahan logistik relatif bisa digalang dari berbagai sumber. Yang dibutuhkan sekarang adalah bahan-bahan untuk membangun kembali rumah sederhana untuk menjadi tempat tinggal yang sehat dan aman, tidak hanya untuk keluarga dewasa tetapi juga untuk perempuan dan anak-anak.
  1. Melatih relawan untuk menangani program psikososial dan trauma healing bagi anak-anak, juga melibatkan relawan di dalam gotong royong masyarakat. Fokus anak-anak dibedakan ke dalam usia di bawah 5 tahun dan anak-anak usia sekolah 6-17 tahun untuk membedakan di dalam pendampingan.
  1. Potensi yang dipunyai BMBK adalah relawan yang disiapkan untuk fungsi: konsultan bangunan, tukang, motivator sosial, psikolog/pendamping anak.
  1. Selain itu, dalam kerja Bangkit Mandiri Bangun Kembali ini telah terbangun jalur koordinasi sampai di 10 dusun/RW di Bantul, Kota Yogyakarta, dan Sleman.
  1. Bantuan diharapkan dalam bentuk:
    1. Relawan untuk psikososial dan trauma healing anak-anak.
    2. Motivator masyarakat untuk pembangunan kembali rumah dan lingkungan mereka secara swadaya.
    3. Alat-alat permainan edukasi.
    4. Support peningkatan gizi untuk anak dan ibu-ibu.
    5. Peralatan pertukangan, dan bahan-bahan dasar bangunan yang tidak tersedia di lokal.

Tujuan

  1. Tujuan utama kerja ini adalah membangkitkan kembali kemandirian dan kemampuan masyarakat untuk menyelesaikan masalah dampak bencana yang mereka alami sesuai kemampuan yang dimiliki, khususnya di dalam menyiapkan rumah tinggal mereka.
  2. Kerja ini juga bertujuan memberikan dampingan psikis dalam bentuk motivasi, pendampingan untuk anak-anak, dampingan ahli bangunan, dan bantuan material pelengkap yang telah ada.

 

Treatment kerja

Musyawarah RT/RW/Dusun untuk perencanaan bersama

Lokasi Sasaran

Pekerjaan ini berbasis unit RT, RW dan dusun di dalam wilayah desa.

  1. Kal. Srimulyo, Kec, Piyungan Bantul
  2. Kal. Sendangtirto, Kec. Berbah, Sleman
  3. Kal. Pandeyan,  Kec. Umbulharjo, Yogyakarta
  4. Kal. Trimulyo, Kec. Jetis, Bantul
  5. Kal. Bambang Lipuro
  6. Kal. Purbayan, Kec Kotagede Jogya
  7. Kal. Panggunghardjo, Kec. Sewon, Bantul
  8. Kal. Ngestihardjo, Kec. Kasihan Bantul
  9. Kal. Jambitan, Kec. Banguntapan, Bantul
  10. Kal. Wukirsari, Kec. Imogiri

Penutup

Demikian pers rilis ini dikirim untuk dapat diberitakan.

Yogyakarta, 3 Juni 2006