Gang Perdamaian
Baihajar Tualeka, perempuan Ambon banyak bergelut dalam penanganan perempuan dan anak di pengungsian di Ambon Maluku. Sekarang menjadi koordinator Lembaga Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (Lappan). Bai demikian nama akrabnya resah dengan konflik yang terjadi di daerahnya, upaya reparasi pasca konflik di Maluku tidak pernah ditangani serius oleh pemerintahan setempat.
Menelisik Kehidupan Mantan Tapol di Pedesaan Banjarnegara
Menelisik Kehidupan Mantan Tapol di Pedesaan Banjarnegara (Bagian I)
Oleh: Purnawan Basundoro
PERISTIWA G 30 S adalah tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah bangsa Indonesia sejak merdeka. Tidak saja karena pemberontakan yang gagal itu telah merenggut tujuh nyawa jenderal, tetapi peristiwa paling mengerikan justru terjadi pasca pemberontakan yaitu lenyapnya ratusan ribu nyawa manusia
Hasrat Apa Yang Penting Secara Politis?
Bagian 2
Oleh: Bertrand Russel*
Kini kita bahas motif lain, cukup penting meski dalam pengertian yang kurang fundamental dari yang telah kita bahas. Pertama, motif kecintaan terhadap excitement (kegairahan). Ketika menghadapi kebosanan, manusia memperlihatkan sifat unggulnya. Pada tahap awal, spontan emosi manusia mungkin juga muncul pada hewan, seperti monyet.
Dialog Budaya: Jembatan Sosial Membuka Isolasi Kebudayaan
Dialog Budaya: Jembatan Sosial Membuka Isolasi Kebudayaan
Oleh : Erwin Endaryanta
Beberapa orang ada di dalam kegelapan
Sementara beberapa lainnya di tempat yang terang
Orang tentu melihat mereka yang ada di tempat terang
Sedangkan mereka yang di kegelapan tetap tidak terlihat!
Belajar menuju Kemanusiaan yang adil dan beradab
Belajar Menuju Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
Pernah terdengar dalam sebuah perhelatan seminar di Klaten, dimana seorang bapak korban tragedi 1965 mengungkapkan harta bendanya yang telah dirampas. Dia sangat hafal dan secara santun mengungkapkannya dengan sangat detail hingga harga kambing dan sapi miliknya saat itu bahkan piring, gelas juga tikar.
Laporan Utama
Menyapa Ingatan dengan Memorialisasi Lokal
Seolah berlomba dengan malaikat maut, reparasi bagi para korban pelanggaran HAM masa lalu terutama korban `65. Kematian mendahului, selain waktu tak lagi memberikan kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan reparasi baik dari Negara maupun pemulihan sosial.

