Siapa pendusta Agama?

“AGAMA itu inspirasi bukan aspirasi,” demikian ungkapan Gus Dur akan kenyataan banyaknya politisasi agama di berbagai tempat. Entah! Untuk pemenangan pemilu, pilkada, atau kepentingan menyingkirkan kelompok yang secara ekonomi lebih maju.

Jajaran Pengurus Besar NU 2010 - 2015

Kepengurusan NU periode 2010-2015 akhirnya terbentuk setelah menyelesaikan rapat formatur pada 12 April 2010 di Kajen, Pati, Jawa Tengah. Berikut jajaran pengurus PBNU yang dibacakan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj didampingi Rais Am KH Sahal Mahfudh:

Kepengurusan Rais Syuriyah PBNU 2010-2015

Rais Aam : Dr KH Sahal Mahfudh
Wakil Rais Am : KH A Mustofa Bisri

Arapacis Innitiative

Acara yang diselenggarakan pada 19 – 22 April ini dilangsungkan di Museum ARA PACIS Roma. ARA PACIS INICIATIVE ini untuk mempromosikan Kota Roma sebagai kota perdamaian di bawah naungan Pemerintah Italia melalui Kantor Perdana Menteri dan Departemen Luar Negeri Italia. Acara ini juga telah mendapat dukungan penuh dari Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas dan Presiden Israel, Shimon Peres.

Hentikan fatwa sahnya nikah dini

Penyataan Sikap
Syarikat Indonesia (Masyarakat Santri Untuk Advokasi Rakyat)
Hentikan fatwa sahnya nikah dini!

Keputusan Bahtsul Masa`il pada Muktamar NU ke-32 di Makassar, Jumat 26 Maret 2010 dengan membolehkan pernikahan dini dan kawin gantung dengan maksud agar saat dewasa tetap pada pasangannya dan tidak berjodoh dengan orang lain, menyusul sebelumnya fatwa MUI pada januari 2009 lalu di Padang Panjang Sumatera Barat sangat mengejutkan bagi upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Selain membahayakan bagi kesehatan reproduksi terutama perempuan dan keturunan yang akan dilahirkan, juga melanggar UU no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan UU no. 1 tahun 1974 tentang perkawinan.

Tokoh Pembela Kaum Tertindas Itu Telah Kembali Untuk Tak Kembali

Belum usai persoalan kemelut bangsa yang melanda negeri ini, tiba-tiba kita dikejutkan oleh musibah yang menimpa pejuang demokrasi, HAM, dan pluralisme, yaitu Abdurahman Wahid. Ia, setelah sempat dirawat beberapa hari dan menjalani cuci darah seperti biasa biasa, meninggal pada Rabu, sekitar pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM). Seluruh elemen masyarakat Indonesia pun berduka atas kepulangannya. Gusdur, demikian ia sering disapa, adalah guru bangsa yang telah mewarnai perjalanan Indonesia, Islam, dan keindonesiaan.

Selamat jalan Gus Dur

Kiai Haji Abdurrahman Wahid lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 4 Agustus 1940. Mengenyam pendidikan mulai sekolah dasar di Jakarta pada tahun 1953 kemudian melanjutkan ke SMEP di Yogyakarta tahun 1956. Kemudian, beliau yang lebih akrab dipanggil dengan Gus Dur melanjutkan pendidikan di pesantren Tambakberas Jombang pada tahun 1963. Gus Dur juga sempat mengenyam pendidikan di Universitas Al Azhar, Department of Higher Islamic and Arabic Studies, Kairo selesai pada tahun 1966 kemudian melanjutkan ke Fakultas Sastra, Universitas Baghdad, Irak, hingga tahun 1970.

Kembali ke Indonesia, Gus Dur berkarier menjadi guru dan dosen. Menjadi Guru Madrasah Mu'allimat, Jombang (1959 - 1963), Dosen Universitas Hasyim Asyhari, Jombang (1972-1974), dan Dekan Fakultas Ushuluddin Universitas Hasyim Asyhari, Jombang (1972-1974).