1965

Pemerintahan Silih Berganti Perempuan Korban Tetap Sendiri

Min, 23/05/2010 - 08:26 - syarikat |

SEJARAH selalu mencatat. Tapi manusia cenderung abai. Hasrat untuk melupakan pun tak kalah hebatnya. Padahal, sejarah adalah bagian integral untuk memaknai hidup dan kehidupan– baik secara individu aupun kelompok – terlebih lagi dalam berbangsa dan bernegara.

Ruas Maret 2010

Sab, 22/05/2010 - 22:29 - syarikat |

RUAS

Membangun Indonesia Damai dan Sejahtera

 

 

 

Jangan Lagi Ada yang Menjauh

Kam, 25/09/2008 - 15:48 - antok |

Oleh: Ahmad Tohari

Belum lama ini, terbit sebuah buku berjudul Menyintas dan Menyeberang karya Singgih Nugroho. Buku yang ditulis berdasarkan penelitian lapangan ini mencoba mengungkap penyebab perpindahan agama sekelompok masyarakat di sebuah desa di wilayah Salatiga, Jawa Tengah.

Terungkap bahwa di desa tersebut cukup banyak warga masyarakat yang berpindah dari agama Islam ke agama Kristen. Motivasinya macam-macam. Sebagian mengaku berpindah keyakinan atas pilihan sadar mereka. Tetapi, ada juga yang mengaku pindah agama untuk memenuhi keinginan mencari rasa lebih nyaman.

Catatan Bedah Buku Ketika Sejarah Berseragam

Sab, 30/08/2008 - 17:54 - antok |
Empat Catatan Membaca Buku Ketika Sejarah Berseragam
Oleh: Yoshi Fajar Kresno Murti.

Pertama,

Kate McGregor dalam bukunya Ketika Sejarah Berseragam mengakui di bagian pendahuluannya, bahwa dengan momen lengsernya Suharto, bukunya itu menjadi suatu rekaman beku tentang cara militer merekam masa lalu selama niasa Orde Baru (ha1.32)

LAPORAN UTAMA, Belum Sepenuhnya Negara Menjamin Hak Ekosob Warganya

Sel, 26/08/2008 - 19:31 - malamini |

HASIL penelitian jaringan Syarikat Indonesia di 26 kota di Jawa, hampir semua korban tragedi politik 1965-66 mengalami pergeseran dalam organisasi dan pekerjaan sebelum dan sesudah peristiwa berdarah itu.Yang semula aktif menjadi ragu dan takut terlibat dalam organisasi, apapun bentuk dan tujuannya. Demikian juga dalam hal pekerjaan, yang awalnya berstatus PNS (Pegawai Negri Sipil) sekarang harus kerja serabutan. Demikian pula yang dulunya  berstatus pelajar/ mahasiswa, saat ini banyak yang menganggur. Kebanyakan dari mereka mencoba bertahan hidup dengan bekerja seadanya.

Temu Kiprah Perempuan DIY dan Komnas Perempuan

Sen, 25/08/2008 - 14:54 - antok |

Ibu-ibu survivors 65 DIY yang tergabung dalam KIPER, mengadakan diskusi dengan KOMNAS PEREMPUAN Divisi pengembangan sistem pemulihan pada Minggu 24 Agustus 2008 di rumah ibu Sumarmiyati, Yogyakarta, dalam pertemuan tersebut, anggota KIPER hadir kurang lebih 15 orang (ada anggota yang datang dari Bantul), sedangkan dari KOMNAS PEREMPUAN dihadiri oleh Ibu Nunuk , Ibu Azriana, Ibu Sri Wiyanti, Ibu Sawitri.

Diskusi Buku Menyintas dan Menyeberang

Sab, 23/08/2008 - 17:55 - antok |

Penelitian menunjukkan bahwa Islam terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan agama yang dianggap sangat dekat dengan pelaku kekerasan di masa itu. Persepsi itu terbangun dari keterlibatan sejumlah ormas Islam di beberapa daerah dalam menyikapi peristiwa 1965, dan itu dianggap sebagai representasi dari kelompok Islam secara keseluruhan. Sikap keras sebagian kelompok Islam terhadap orang-orang yang memiliki keterikatan dan keterkaitan dengan komunis banyak dipengaruhi ketidaktegasan pemisahan antara agama dan politik, dirasakan oleh korban sebagai sebagai citra Islam secara keseluruhan.

Post-Suharto Muslim engagements

Rab, 20/08/2008 - 15:21 - antok |

Martin van Bruinessen, "Post-Suharto Muslim engagements with civil society and democracy”, paper presented at the Third International Conference and Workshop “Indonesia in Transition”, organised by the KNAW and Labsosio, Universitas Indonesia, August 24-28, 2003. Universitas Indonesia, Depok.

Post-Suharto Muslim engagements
with civil society and democratisation

Martin van Bruinessen
ISIM / Utrecht University

Does Islam as a system of beliefs or as a political force have something positive to contribute to the hoped-for democratisation of Indonesia, or will it largely be an impediment and a threat to the emergence of an open society? Many participants in the political process have strong opinions on these questions. There are those who argue — and not without some justification — that reformist political Islam represents the only significant alternative to the patrimonial, authoritarian and corrupt political culture pervading almost all parties and thereby is the country’s only hope for democracy. Others — and these include many committed Muslims besides secular nationalists and non-Muslims — fear that the Muslim ambition of turning Indonesia into an Islamic state is perhaps the most serious threat the country is presently facing, the more so since radical Muslim groups appear to be courted by power-greedy military and civilian elite factions. There is a widespread and understandable fear of resurgent political Islam — but this resurgent political Islam is itself in large measure a response to another perceived threat, the fear that Islam’s very presence in Indonesia is being threatened. 

Menyintas dan Menyeberang

Sab, 19/07/2008 - 18:53 - syarikat |

Menyintas dan Menyeberang :

Perpindahan Massal Keagamaan Pasca 65 di Pedesaan Jawa

ISBN : 978-979-1287-01-3
Penulis : Singgih Nugroho
Penerbit : Syarikat Indonesia
Tanggal : Juli 2008
Halaman : xx + 329
Ukuran : 14 x 21cm
Berat : -0-
Kategori : Sejarah
Harga Toko: Rp. 40.250,-
Distributor : Jagad Media Inc.

Pesan via e-mail : terbit@syarikat.org

Ketika Sejarah Berseragam

Sab, 19/07/2008 - 02:49 - syarikat |

Ketika Sejarah Berseragam:

Membongkar Ideologi Militer
Dalam Menyusun Sejarah Indonesia

No. ISBN : 978-979-1287-01-2
Penulis : Katharine E. Mcgregor
Penerbit : Syarikat Indonesia
Terbit: Juli 2008
Jumlah Hlm : xxvii + 459
Ukuran : 14 x 21 cm
Berat Buku : -0-
Kategori : Sejarah
Harga Toko : Rp. 55 000,-
Distributor : Jagad Media Inc

Pesan via e-mail : terbit@syarikat.org