RAMADHAN DAN BUDAYA POLITIK BANGSA INDONESIA
*Oleh: Sapto Raharjanto
Marhaban ya Ramadhan, sudah hampir satu minggu ini seluruh umat Islam di berbagai penjuru dunia melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, termasuk di Negara kita, ada banyak kegiatan peribadatan di bulan yang penuh barokah ini, penulis sendiri ini ingin melihat sebuah sisi lain dari bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, yaitu bagaimana Ramadhan dan budaya politik di Indonesia, sebelum kita masuk lebih dalam untuk memaknai bulan Ramadhan dan budaya politik di Indonesia yang akhirnya banyak menimbulkan krisis multidimensional ini, alangkah baiknya terlebih dahulu kita mendefinisikan makna agama seperti yang dibangun oleh Max Weber yang menurut pengertiannya lebih pada serangkaian jawaban atas koherensi terhadap dilema eksistensi manusia seperti, kelahiran, kematian, sakit, yang membuat umat manusia harus menjawabnya dengan agama. Pengertian ini kemudian berimplikasi pada kepastian umat manusia untuk beragama, sebab umat manusia selalu dihadapkan pada masalah-masalah yang senantiasa eksis, seperti, kematian, kelahiran dan sakit.