Hasrat Apa Yang Penting Secara Politis?
Bagian 2
Oleh: Bertrand Russel*
Kini kita bahas motif lain, cukup penting meski dalam pengertian yang kurang fundamental dari yang telah kita bahas. Pertama, motif kecintaan terhadap excitement (kegairahan). Ketika menghadapi kebosanan, manusia memperlihatkan sifat unggulnya. Pada tahap awal, spontan emosi manusia mungkin juga muncul pada hewan, seperti monyet.
Dialog Budaya: Jembatan Sosial Membuka Isolasi Kebudayaan
Dialog Budaya: Jembatan Sosial Membuka Isolasi Kebudayaan
Oleh : Erwin Endaryanta
Beberapa orang ada di dalam kegelapan
Sementara beberapa lainnya di tempat yang terang
Orang tentu melihat mereka yang ada di tempat terang
Sedangkan mereka yang di kegelapan tetap tidak terlihat!
Wawancara dengan FPI
Mencegah Kemunkaran Dengan Kekuatan
Salah satu ormas Islam yang dianggap keras karena melakukan razia adalah Front pembela Islam. Berikut adalah wawancara oleh koresponden RUAS Dindin Abdullah Ghazali dengan Ketua FPI bandung KH Saeful Abdullah pada Agustus 2010 lalu, inilah petikannya:
Bisa diceritakan mengapa FPI berdiri, apa yang melatarinya?
Tutur: Saya dan Islam
Tutur: Saya dan Islam
(Oleh Linda Christanty)
LELAKI itu terkesima ketika mengetahui saya seorang muslim. Ia bergabung dengan klub koresponden asing di Hong Kong, seorang Inggris yang saya lupa namanya dan hadir dalam diskusi saya tentang Islam dan dunia modern. Ia kemudian bertanya apa nama keluarga ayah saya dan ketika saya menjawab, “Abdul Malik,” ia berkata, “Ooh…” seraya menunjukkan ekspresi lebih takjub lagi.
Lempar Batu, Abai Akar Perkara
Harapan di tengah Kemujudan
(Pijakan Perilaku Bagi Agama-agama Besar)
Dari sekian aturan yang menjadi sorotan penting dalam isi UU No.1/PNPS/1965 ialah eksistensi dari sekian banyak penganut aliran kepercayaan yang tumbuh dan hidup dari bumi Nusantara.
Hentikan fatwa sahnya nikah dini
Penyataan Sikap
Syarikat Indonesia (Masyarakat Santri Untuk Advokasi Rakyat)
Hentikan fatwa sahnya nikah dini!
Keputusan Bahtsul Masa`il pada Muktamar NU ke-32 di Makassar, Jumat 26 Maret 2010 dengan membolehkan pernikahan dini dan kawin gantung dengan maksud agar saat dewasa tetap pada pasangannya dan tidak berjodoh dengan orang lain, menyusul sebelumnya fatwa MUI pada januari 2009 lalu di Padang Panjang Sumatera Barat sangat mengejutkan bagi upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Selain membahayakan bagi kesehatan reproduksi terutama perempuan dan keturunan yang akan dilahirkan, juga melanggar UU no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan UU no. 1 tahun 1974 tentang perkawinan.
Tokoh Pembela Kaum Tertindas Itu Telah Kembali Untuk Tak Kembali
Belum usai persoalan kemelut bangsa yang melanda negeri ini, tiba-tiba kita dikejutkan oleh musibah yang menimpa pejuang demokrasi, HAM, dan pluralisme, yaitu Abdurahman Wahid. Ia, setelah sempat dirawat beberapa hari dan menjalani cuci darah seperti biasa biasa, meninggal pada Rabu, sekitar pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM). Seluruh elemen masyarakat Indonesia pun berduka atas kepulangannya. Gusdur, demikian ia sering disapa, adalah guru bangsa yang telah mewarnai perjalanan Indonesia, Islam, dan keindonesiaan.


